Monday, August 11, 2008
Pimpinan Pasukan (Pimpas)
Hari ini aku jadi pimpinan pasukan. Aku seneng sekali. Aku bangga bisa jadi pimpinan pasukan. Sebenarnya sudah lama sekali aku ingin jadi pimpas, tapi baru kesampaian sekarang. Bener juga kata Mama, kalau aku sabar dan berdoa pasti nanti apa yang aku mau bisa tercapai.
Tuesday, May 27, 2008
Medan
Berangkat
Aku kemaren liburan ke Medan. Ke rumah Opa Sutar dan Oma Anna. Kami bertujuh. Aku, Mama, Papa, Aby, Teh Endes, Kakak Farah dan Kakak Adek. Kami berangkat tanggal 10 Mei jam 12.40 naik Lion Air. Tumben pesawatnya tidak begitu telat. Biasanya selalu telat. Sungguh pesawat yang aneh...
Dari Bandung, kami naik bis Primajasa ke bandara Sukarno-Hatta. Lumayan juga perjalanannya. Dan aku tidak mabuk. Di bandara kami makan siang dulu. Biar tidak masuk angin kata Mama. Sepanjang jalan Aby cerewet sekali, nggak mau diem. Semuanya dikomentarin.
Sampai di Medan sudah sore. Yang jemput di bandara Om Egik. Om Egik dulu kuliah di Bandung. Oh ya, bandara di Medan namanya Polonia. Besarnya hampir seperti Ngurah Rai di Bali. Suasananya juga hampir sama. Bandaranya hampir ditengah kota Medan.
Rumah Opa tidak jauh dari bandara. Kira-kira 10 menit kami sudah sampai. Rumah Opa besar sekali. Halamannya luas sekali. Kata Papa, ini rumah tua. Dibuatnya mungkin pada jaman Belanda. Pintu dan jendelanya juga aneh. Besar dan ada besi-besinya. Halamannya ada yang rumput dan ada jalan yang diaspal. Aby langsung main mobilannya Rafi ngelewatin jalan itu. Oh ya hampir lupa, Rafi anak Om Egik. Usianya masih 2 tahun. Tidak mau diam, senengnya lari ke sana kemari. Kata Oma, Rafi nggak bisa jalan pelan, selalu lari.
Di rumah Opa juga ada Tante Elis (bundanya Rafi), Tante Nia (adiknya Om Egik), Om Rido sama Om Reza. Om Rido udah kuliah, sedangkan Tante Nia dan Om Reza masih SMU.
Brastagi
Besoknya kami jalan-jalan ke Brastagi. Udara Brastagi dingin, seperti Lembang. Tapi sepertinya sih lebih dingin Brastagi. Kata Papa dan Mama juga begitu. Jalan ke sana nanjak dan berkelok-kelok. Dikiri kanan jalan masih banyak hutan lebat. Opa nyetirnya ngebut. Aku sempet pusing pusing dan mual. Untung kami segera beristirahat di SPBU.
Aku kemaren liburan ke Medan. Ke rumah Opa Sutar dan Oma Anna. Kami bertujuh. Aku, Mama, Papa, Aby, Teh Endes, Kakak Farah dan Kakak Adek. Kami berangkat tanggal 10 Mei jam 12.40 naik Lion Air. Tumben pesawatnya tidak begitu telat. Biasanya selalu telat. Sungguh pesawat yang aneh...
Dari Bandung, kami naik bis Primajasa ke bandara Sukarno-Hatta. Lumayan juga perjalanannya. Dan aku tidak mabuk. Di bandara kami makan siang dulu. Biar tidak masuk angin kata Mama. Sepanjang jalan Aby cerewet sekali, nggak mau diem. Semuanya dikomentarin.
Sampai di Medan sudah sore. Yang jemput di bandara Om Egik. Om Egik dulu kuliah di Bandung. Oh ya, bandara di Medan namanya Polonia. Besarnya hampir seperti Ngurah Rai di Bali. Suasananya juga hampir sama. Bandaranya hampir ditengah kota Medan.
Rumah Opa tidak jauh dari bandara. Kira-kira 10 menit kami sudah sampai. Rumah Opa besar sekali. Halamannya luas sekali. Kata Papa, ini rumah tua. Dibuatnya mungkin pada jaman Belanda. Pintu dan jendelanya juga aneh. Besar dan ada besi-besinya. Halamannya ada yang rumput dan ada jalan yang diaspal. Aby langsung main mobilannya Rafi ngelewatin jalan itu. Oh ya hampir lupa, Rafi anak Om Egik. Usianya masih 2 tahun. Tidak mau diam, senengnya lari ke sana kemari. Kata Oma, Rafi nggak bisa jalan pelan, selalu lari.
Di rumah Opa juga ada Tante Elis (bundanya Rafi), Tante Nia (adiknya Om Egik), Om Rido sama Om Reza. Om Rido udah kuliah, sedangkan Tante Nia dan Om Reza masih SMU.
Brastagi
Besoknya kami jalan-jalan ke Brastagi. Udara Brastagi dingin, seperti Lembang. Tapi sepertinya sih lebih dingin Brastagi. Kata Papa dan Mama juga begitu. Jalan ke sana nanjak dan berkelok-kelok. Dikiri kanan jalan masih banyak hutan lebat. Opa nyetirnya ngebut. Aku sempet pusing pusing dan mual. Untung kami segera beristirahat di SPBU.
Monday, May 5, 2008
Les Gitar
Mulai minggu ini, setiap Senin, aku sudah mulai belajar gitar. Aku belajarnya di Music Box yang punya Purwacaraka. Tempatnya keren, di jalan Bungur. Deket dengan Paris Van Java. Setiap harinya hanya belajar 30 menit saja. Mungkin biar nggak bosen kali ya...
Tuesday, April 29, 2008
Aku Ulang Tahun
Tanggal 27 April kemaren aku ulang tahun. Yang ke 10. Sama Bunda dan Ayah aku dibuatin tumpeng nasi kuning sama dibeliin cake coklat. Aku sudah bilang ke Mama, aku tidak mau di rayain. Jadi kita hanya makan tumpeng saja di rumah.
Aku dapat banyak hadiah. Dari Mama dibeliin kotak pensil, dari Ibu dapat kaos bagus, dari Eyang dapat CD games komputer, dari Kakak Yasi, Kakak Farah dan Kakak Adek aku juga dapat CD games computer. Papa nih yang nggak beliin apa-apa. Kata Papa nanti aja Papa beliin gitar. Aku kan mau les gitar. Mulainya bulan depan.
Kalau nanti aku dibeliin gitar, pasti Aby juga kepingin. Kata Papa, kalau nanti Aby minta gitar juga, nanti dibeliin yang kecil. Biar bisa buat ngamen kata Papa.
Monday, February 4, 2008
Monday, January 14, 2008
Aby Ulang Tahun

Tanggal 9 Desember 2007 kemaren Aby ulang tahun. Ulang tahun yang ke 4. Seharusnya aku menulisnya dari kemaren-kemaren, tapi karena lagi ulangan umum terus ditambah liburan panjang, jadi baru inget sekarang. Itu juga setelah diingetin Papa. Memang, Papa kadang-kadang cerewet juga.
Ulang tahun Aby lumayan seru. Aku sama kakak sepupu ku jadi pembawa acara dan pembaca doa. Kami juga menyusun acara-nya. Papa dan Mama tidak ikutan. Semuanya harus kami yang mengerjakan. Kata Papa, belajar jadi EO, itu loh yang suka ngadain acara dimana-mana.
Aby senang sekali. Soalnya dia dapat banyak kado. Dari Papa dan Mama sepeda, dari Ayah dan Bunda, dari Om Husni, dari Ibu, dari Emah dan Abah, dari Eyang, dari Nenek Aceh, juga dari temen-temennya Aby sendiri. Kebanyakan sih mainan. Tapi sama Mama, mainannya nggak boleh dibuka semua. Harus disimpen sebagian. Soalnya Aby nggak pernah awet mainannya. Biasanya selalu rusak. Mainan ku saja hampir semua dirusakin Aby.
Aby senang sekali. Soalnya dia dapat banyak kado. Dari Papa dan Mama sepeda, dari Ayah dan Bunda, dari Om Husni, dari Ibu, dari Emah dan Abah, dari Eyang, dari Nenek Aceh, juga dari temen-temennya Aby sendiri. Kebanyakan sih mainan. Tapi sama Mama, mainannya nggak boleh dibuka semua. Harus disimpen sebagian. Soalnya Aby nggak pernah awet mainannya. Biasanya selalu rusak. Mainan ku saja hampir semua dirusakin Aby.
Sunday, December 2, 2007
Ulang Tahun Awa
Asalamualaikum WR. WB.
Tanggal 6 November 07, aku pergi ke McD ,tau ngga aku ke sana mau apa ? Aku ke sana mau datang ke pesta ultah sobatku Awa.
Aku kira aku yang terakhir , karena aku datang jam 15.38 padahal acaranya jam 15.30 ternyata yang datang baru Erwin,Ocan,dll,o..ya satu lagi si yang berulang tahun Awa.
Besok lusanya ada yang masih memberi kado,tapi nanti juga aku mau memberi kado tapi aku ngga tau kapan.
Sampai disini dulu ceritaku nanti lagi ya… dah
Tanggal 6 November 07, aku pergi ke McD ,tau ngga aku ke sana mau apa ? Aku ke sana mau datang ke pesta ultah sobatku Awa.
Aku kira aku yang terakhir , karena aku datang jam 15.38 padahal acaranya jam 15.30 ternyata yang datang baru Erwin,Ocan,dll,o..ya satu lagi si yang berulang tahun Awa.
Besok lusanya ada yang masih memberi kado,tapi nanti juga aku mau memberi kado tapi aku ngga tau kapan.
Sampai disini dulu ceritaku nanti lagi ya… dah
Subscribe to:
Posts (Atom)